Adi Baskara Husodo, Adwa’ Muhammad Asytar, Asyam Udaya Sani, Aji Waluyo Pangestu, danRizqy Jauhary Atsaany
(Universitas Brawijaya)
Karikatur ini menggambarkan kondisi Raja Ampat di Papua Barat, salah satu pusat keanekaragaman hayati laut dunia yang kini menghadapi ancaman serius akibat penambangan nikel berlebihan, pembangunan yang tidak berkelanjutan, serta potensi eksploitasi sumber daya alam lainnya.
Dengan gaya satir, karikatur ini ingin menyoroti ketidakseimbangan antara keindahan alam Indonesia dan tindakan eksploitasi yang dilakukan atas nama pembangunan. Visual ini menekankan bahwa kekayaan alam bukanlah komoditas yang dapat terus dieksploitasi tanpa mempertimbangkan hak dan kewajiban negara serta warga dalam menjaga lingkungan.
Pesan utama karikatur ini adalah ajakan untuk menjaga warisan alam, menolak eksploitasi berlebihan, serta menegaskan bahwa tanggung jawab pelestarian lingkungan adalah bagian penting dari identitas kewarganegaraan.