Author name: admin

Artikel

Aspek Kesehatan Dalam Kode Hammurabi: Regulasi Praktik Medis Untuk Kalangan Bangsawan Dan Rakyat Di Mesopotamia 1754 SM

Dari sisi kemajuan teknologi, pasal-pasal medis dalam Kode Hammurabi menggambarkan bahwa masyarakat Babilonia telah mengenal teknologi primitif seperti pisau perunggu atau pisau bedah (Bronze Lancet) tanpa anestesi. Dampaknya terlihat dalam peningkatan kepercayaan masyarakat pada sistem hukum. Meskipun hierarki sosial memperlebar kesenjangan akses kesehatan antara bangsawan dan rakyat.

Artikel

Larangan Pernikahan antara Orang Sunda dan Orang Jawa

Mitos larangan pernikahan antara etnis Sunda dan Jawa berakar pada ingatan kolektif masyarakat yang dikaitkan dengan Perang Bubat tahun 1357 M dalam Kidung Sunda. Peristiwa tersebut dipahami sebagai simbol luka dan kehormatan budaya masyarakat Sunda yang diwariskan lintas generasi, sehingga membentuk stigma serta batas sosial dalam hubungan antar etnis (Maulana, 2013). Kajian historis dan antropologis menunjukkan bahwa mitos ini tumbuh dari pengalaman kolektif yang merasa terluka secara budaya dan kemudian dilembagakan sebagai kebiasaan sosial yang dianggap sah meskipun tidak memiliki dasar hukum formal (Afnan, 2022; Baehaqi, 2020).

Artikel

Dari Revolusi ke Otoritarianisme: Transformasi Kekuasaan Uni Soviet

 Revolusi Bolshevik 1917 menandai titik balik besar dalam sejarah politik dunia modern. Revolusi ini tidak hanya mengakhiri kekuasaan monarki Tsar Rusia, tetapi juga melahirkan sebuah eksperimen politik radikal yang mengklaim diri sebagai perwujudan pertama sosialisme dalam praktik kenegaraan. Uni Soviet dibangun atas dasar ide pembebasan kelas pekerja, penghapusan eksploitasi, dan janji terciptanya masyarakat tanpa kelas. Dalam wacana revolusioner awal, negara diposisikan sebagai alat sementara yang akan menghilang seiring tercapainya masyarakat komunis. 

Artikel

Analisis Ilmiah terkait Fakta Peran Museum Brawijaya dalam Menumbuhkan Kesadaran Sejarah dan Nasionalisme

Kesadaran sejarah dan nasionalisme tidak lahir dari hafalan, melainkan dari pengalaman yang mengubah “informasi” menjadi “kesadaran”. Di era ketika perhatian publik diperebutkan algoritma dan tren sesaat, sejarah sering terlempar ke pinggir, bukan karena ia tidak penting, tetapi karena ia kalah menarik. Padahal, tanpa kesadaran sejarah, masyarakat mudah kehilangan kompas: sulit membedakan kemajuan yang bermakna dengan sekadar keramaian; sulit memilah kritik yang membangun dari sinisme yang melumpuhkan.

Artikel

Ruwatan Bumi sebagai Ritual Budaya dalam Menjaga Harmoni Manusia dan Alam

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya, Dimana tradisi local sering kali menjadi fondasi bagi interaksi sosial dan pelestarian alam. Salah satu tradisi yang hingga kini masih Lestari di tanah jawa Adalah ruwatan bumi. Secara etimologis, “ruwat” berarti membebaskan atau menyucikan, sementara “bumi” berarti pada tanah tempat manusia berpijak dan mecari penghidupan. Tradisi ini muncul sebagai bentuk rasa Syukur kolektif Masyarakat perdesaan atas hasil alam yang melimpah, sekaligus merupakan manifestasi dari usaha manusia dalam menjaga keseimbangan antara dirinya dan alam semesta.

Artikel

Keris Jawa sebagai Objek Budaya: Kajian Antropologis dan Pemaknaan di Masyarakat

Keris merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sudah dikenal sejak zaman nenek moyang. Di Jawa, keris telah ada sejak masa Kerajaan Mataram Hindu dan dianggap sebagai benda pusaka yang memiliki kekuatan gaib serta melambangkan kehormatan bagi pemiliknya (Musadad, 2008). Pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613–1645), pembuatan keris berkembang pesat dan terus dilestarikan hingga saat ini. Kepercayaan masyarakat terhadap daya magis keris juga hidup berdampingan dengan berbagai mitos, seperti kisah pewayangan, babad Tanah Jawa, maupun cerita misteri yang menggambarkan keris sebagai benda sakti (Rudyanto, 2015). Pada tahun 2005, UNESCO menetapkan keris sebagai warisan budaya dunia milik Indonesia, yang menegaskan bahwa keris bukan sekadar benda pusaka, tetapi juga simbol budaya yang diwariskan turun-temurun (Afifah, 2021).makna sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

Artikel

Pengaruh Sistem Pembelajaran Online Terhadap Produktivitas Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Angkatan 2025

Secara etimologis, istilah ontologi berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata: ontos yang berarti ada atau keberadaaan dan logos yang berarti studi atau ilmu. Sedangkan menurut istilah, ontologi adalah ilmu yang membahas tentang hakikat yang ada, yang merupakan ultimate reality baik yang berbentuk jasmani atau konkret maupun rohani atau abstrak.

Artikel

Pengaruh Nikotin dalam Rokok Tembakau terhadap Psikologis Remaja Lulusan Baru SMA/SMK

Masa remaja merupakan fase peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan kognitif. Pada fase ini, remaja berada dalam proses pencarian jati diri dan kerap mengalami tekanan psikologis, terutama ketika berada pada tahap akhir pendidikan menengah. Remaja lulusan baru SMA/SMK dihadapkan pada tuntutan untuk menentukan arah hidup, baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Kondisi tersebut sering menimbulkan kecemasan, stres, dan kebingungan.