Larangan Pernikahan antara Orang Sunda dan Orang Jawa
Mitos larangan pernikahan antara etnis Sunda dan Jawa berakar pada ingatan kolektif masyarakat yang dikaitkan dengan Perang Bubat tahun 1357 M dalam Kidung Sunda. Peristiwa tersebut dipahami sebagai simbol luka dan kehormatan budaya masyarakat Sunda yang diwariskan lintas generasi, sehingga membentuk stigma serta batas sosial dalam hubungan antar etnis (Maulana, 2013). Kajian historis dan antropologis menunjukkan bahwa mitos ini tumbuh dari pengalaman kolektif yang merasa terluka secara budaya dan kemudian dilembagakan sebagai kebiasaan sosial yang dianggap sah meskipun tidak memiliki dasar hukum formal (Afnan, 2022; Baehaqi, 2020).









