Penelitian ini membahas tentang dampak yang dirasakan oleh Ukraina terhadap Aneksasi Rusia di semenanjung Krimea. Aneksasi merupakan suatu metode untuk memperoleh atau mengambil alih suatu wilayah secara paksa. Tindakan aneksasi yang dilakukan oleh suatu negara merupakan untuk mengintegrasikan suatu wilayah milik negara lain ke dalam kedaulatan negaranya. Aneksasi yang terjadi di Ukraina merupakan tindakan paksa yang dilakukan oleh Rusia untuk merebut suatu wilayah di Ukraina yaitu Semenanjung Krimea. Aneksasi ini terjadi setelah terjadinya Revolusi Euromaidan atau Eurosquare yang terjadi pada 21 November 2013, aksi rakyat untuk menentang kebijakan dari Presiden Viktor Yamukovych yang dikenal sebagai pro-Rusia, serta rakyat menuntut pemerintah untuk memberhentikan jabatan dari Presiden Viktor. Setelah diberhentikannya Presiden Viktor, Parlemen dari Ukraina menunjuk Arseniy Yatsenyuk sebagai presiden sementara dan diakui oleh PBB dan Uni Eropa dengan membentuk pemerintahan baru. Namun, Pemerintahan Yatsenyuk dipandang oleh Rusia sebagai pemerintahan illegal atau sebagai bentuk kudeta dan menganggap bahwa pemberhentian Viktor merupakan pemberhentian illegal, serta Rusia masih mengakui Viktor sebagai Presiden utama. Pada Februari 2014, terjadinya krisis internasioanl yang melibatkan Rusia dan Ukraina, dimana Ukraina kehilangan kontrol atas wilayah tersebut. Secara de facto atau dalam sensus penduduk daerah Semenanjung Krimea di dominasi oleh penduduk Rusia atau pasukan pro-Rusia. Pada 26 Februari 2014, para pasukan pro-Rusia mulai menguasai Kawasan semenanjung krimea. Kemudian pada 16 Maret 2014 pasukan mengadakan referendum, pemungungutan suara untuk memberhentikan pemerintahan Krimea, dengan mengganti perdana menteri dan menggabungkan Krimea dengan pemerintah Federasi Rusia. Pada 17 Maret 2014, parlemen Krimea mendeklarasikan kemerdekaan Krimea dari Ukraina dan memutuskan untuk bergabung dengan Federasi Rusia. Kemudian pada 18 Maret 2014, Rusia dan Krimea menandatangani perjanjian penggabungan Republik Krimea ke dalam Federasi Rusia. Pada 15 April 2014, parlemen Ukraina mendeklarasikan Krimea sebagai wilayah yang dianeksasi oleh Rusia. Berdasarkan latar belakang tersebut, essay ini akan berfokus pada dampak politik dan ekonomi yang di rasakan oleh Ukraina pasca aneksasi Rusia di Kawasan Semenanjung Krimea.