Artikel

Artikel

Analisis Filsafat Ilmu terhadap Strategi Personal Branding Duta Pemerintahan FISIP Universitas Brawijaya di Media Sosial

Ontologi yang merupakan bagian dari filsafat, mempelajari apa itu benda-benda dan bagaimana mereka ada. Dalam studi ini, objek yang kita teliti adalah strategi personal branding yang digunakan oleh Duta Pemerintahan FISIP Universitas Brawijaya Angkatan 25. Mereka menggunakan media sosial sebagai sarana untuk berkomunikasi secara digital. Branding pribadi adalah proses di mana seseorang secara hati-hati membentuk, membangun, dan mengelola citra serta identitasnya secara online agar diakui, dipercaya, dan memiliki tempat di ruang publik. Masalah yang diteliti dalam studi ini muncul karena ruang sosial kini sebagian besar berada di dunia maya, sehingga penting untuk memahami bahwa branding pribadi bukan hanya alat untuk promosi diri, tetapi juga bagian nyata dari cara orang hidup dan berkomunikasi di dunia saat ini.

Artikel

Antara Diplomasi dan Konflik: kontroversi Deklarasi Balfour sebagai Akar Konflik Israel-Palestina

Konflik antara Palestina dan Israel bermula karena adanya Deklarasi Balfour 1917. Deklarasi Balfour merupakan surat dari Menteri Luar Negeri Inggris, nama ini diambil dari nama seseorang yang menulisnya yaitu Sekretaris Jenderal Luar Negeri, Lord Balfour yang merupakan kepala kehormatan Federasi Zionis di Inggris dan Irlandia. Surat ini berisi tentang pemerintahan inggris yang menyetujui pendirian tanah air bagi orang yahudi di tanah Palestina, serta berusaha memudahkan usaha tersebut. Terbentuknya deklarasi Balfour membuat kaum Yahudi Israel menjadi senang, karena memiliki tempat tinggal baru yang dapat diduduki. Sementara bangsa arab yang mendiami wilayah itu merasa tidak senang dengan adanya deklarasi tersebut karena mereka menganggap bahwa wilayah Palestina merupakan kawasan teritorial mereka secara mutlak. Sejak selesainya perang dunia I, kaum yahudi mulai berbondong-bondong berpindah ke wilayah Palestina. Meningkatnya imigran menimbulkan pemberontakan dari bangsa Arab di Palestina. Dengan adanya dukungan dari bangsa barat, kaum yahudi semakin leluasa untuk meluaskan tempat tinggalnya. Konflik antar dua negara ini yang sampai sekarang masih terjadi bukan hanya karena perebutan tanah atau hanya batas wilayah, tetapi juga mencakup hak mereka untuk merdeka, hak untuk mendapatkan pengakuan terhadap identitas bangsa Palestina. Essay ini akan membahas tentang bagaimana Deklarasi Balfour bisa menimbulkan konflik yang berkepanjangan, yang mendorong bangsa Yahudi untuk melakukan migrasi ke wilayah Palestina, yang akhirnya memicu perang sampai saat ini.

Artikel

Peran Program Kerja Felocent BEM FISIP Universitas Brawijaya Terhadap Pengembangan Pengetahuan Karier Mahasiswa Ilmu Pemerintahan

Penelitian ini mengkaji dampak program FISIP Development Center (Felocent) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) terhadap pengembangan karier mahasiswa Ilmu Pemerintahan. Felocent berperan sebagai pengembangan karier yang menghubungkan mahasiswa dengan mitra, pengetahuan, dan persiapan dunia kerja. Penelitian ini didasari ketimpangan antara tuntutan dunia kerja dan kesiapan mahasiswa, yang meskipun dibekali teori akademik, masih kesulitan membangun jaringan, menyusun profil karier, dan memahami peluang kerja, diperparah dinamika dunia kerja yang terus berubah, sehingga menuntut fleksibilitas dan kemampuan adaptasi mahasiswa (Sholikah dkk., 2021). Oleh karena itu, kampus perlu berperan dalam memastikan kesiapan karier mahasiswa melalui lebih dari sekadar pembelajaran teoritis (Sholikah dkk., 2021), sementara dampak nyata Felocent terhadap mahasiswa Ilmu Pemerintahan masih perlu dibuktikan.

Artikel

Persepsi Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Kelas B-1, 2025 mengenai Kesetaraan Gender dalam Kepemimpinan Organisasi Fisip UB

Sebagian besar mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Kelas B-1 angkatan 2025 berpendapat bahwa wanita memiliki kesempatan yang setara untuk memimpin organisasi mahasiswa di FISIP UB. Dari sekitar 30 peserta (sekitar 40% laki-laki dan sekitar 60% perempuan), hampir semua menandai pilihan “Sangat setuju” atau “Setuju” pada klaim bahwa jabatan ketua terbuka untuk semua gender. Klaim mengenai keseimbangan gender dalam manajemen dan keterbukaan posisi tanpa batasan gender juga mendapatkan dukungan yang signifikan, meskipun ada sedikit keraguan dari beberapa peserta. Secara keseluruhan, hasil ini mencerminkan pandangan yang sangat positif terhadap peluang kepemimpinan bagi perempuan.

Artikel

Analisis Dampak Aneksasi Krimea oleh Rusia terhadap Kedaulatan dan Perekonomian Ukraina

Penelitian ini membahas tentang dampak yang dirasakan oleh Ukraina terhadap Aneksasi Rusia di semenanjung Krimea. Aneksasi merupakan suatu metode untuk memperoleh atau mengambil alih suatu wilayah secara paksa. Tindakan aneksasi yang dilakukan oleh suatu negara merupakan untuk mengintegrasikan suatu wilayah milik negara lain ke dalam kedaulatan negaranya. Aneksasi yang terjadi di Ukraina merupakan tindakan paksa yang dilakukan oleh Rusia untuk merebut suatu wilayah di Ukraina yaitu Semenanjung Krimea. Aneksasi ini terjadi setelah terjadinya Revolusi Euromaidan atau Eurosquare yang terjadi pada 21 November 2013, aksi rakyat untuk menentang kebijakan dari Presiden Viktor Yamukovych yang dikenal sebagai pro-Rusia, serta rakyat menuntut pemerintah untuk memberhentikan jabatan dari Presiden Viktor. Setelah diberhentikannya Presiden Viktor, Parlemen dari Ukraina menunjuk Arseniy Yatsenyuk sebagai presiden sementara dan diakui oleh PBB dan Uni Eropa dengan membentuk pemerintahan baru. Namun, Pemerintahan Yatsenyuk dipandang oleh Rusia sebagai pemerintahan illegal atau sebagai bentuk kudeta dan menganggap bahwa pemberhentian Viktor merupakan pemberhentian illegal, serta Rusia masih mengakui Viktor sebagai Presiden utama. Pada Februari 2014, terjadinya krisis internasioanl yang melibatkan Rusia dan Ukraina, dimana Ukraina kehilangan kontrol atas wilayah tersebut. Secara de facto atau dalam sensus penduduk daerah Semenanjung Krimea di dominasi oleh penduduk Rusia atau pasukan pro-Rusia. Pada 26 Februari 2014, para pasukan pro-Rusia mulai menguasai Kawasan semenanjung krimea. Kemudian pada 16 Maret 2014 pasukan mengadakan referendum, pemungungutan suara untuk memberhentikan pemerintahan Krimea, dengan mengganti perdana menteri dan menggabungkan Krimea dengan pemerintah Federasi Rusia. Pada 17 Maret 2014, parlemen Krimea mendeklarasikan kemerdekaan Krimea dari Ukraina dan memutuskan untuk bergabung dengan Federasi Rusia. Kemudian pada 18 Maret 2014, Rusia dan Krimea menandatangani perjanjian penggabungan Republik Krimea ke dalam Federasi Rusia. Pada 15 April 2014, parlemen Ukraina mendeklarasikan Krimea sebagai wilayah yang dianeksasi oleh Rusia. Berdasarkan latar belakang tersebut, essay ini akan berfokus pada dampak politik dan ekonomi yang di rasakan oleh Ukraina pasca aneksasi Rusia di Kawasan Semenanjung Krimea.

Artikel

Peran Perpustakaan sebagai Pusat Pengembangan Literasi Mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya

Perpustakaan Universitas Brawijaya, khususnya di lingkungan FISIP, kini menghadapi tantangan besar dalam era transformasi digital. Fungsinya tidak lagi sebatas menyimpan koleksi buku, melainkan berkembang menjadi wadah strategis untuk membangun kemampuan literasi mahasiswa di tengah banjir informasi digital. Pergeseran dari literasi konvensional menuju literasi digital menuntut mahasiswa memiliki keterampilan baru mulai dari mencari, mengevaluasi, hingga memanfaatkan informasi secara bijak dan kritis. Hal ini urgen mengingat generasi mahasiswa saat ini tumbuh sebagai digital natives yang setiap hari berinteraksi dengan platform informasi online.

Artikel

Partisipasi Politik Mahasiswa dalam Perspektif Sosiologi Politik di Lingkungan Kampus FISIP Universitas Brawijaya

Objek material penelitian ini berfokus pada partisipasi politik mahasiswa di kampus, seperti keterlibatan dalam pemilihan organisasi, diskusi isu politik, dan interaksi sosial terkait. Partisipasi ini penting karena mahasiswa berperan dalam pengambilan keputusan dan keseimbangan kekuasaan kampus. Pendekatan sosiologi politik digunakan karena dapat menjelaskan proses sosial dan struktur kekuasaan yang mempengaruhi perilaku politik mahasiswa.

Artikel

Analisis Mitos “Sendang Tirto Kamandanu” untuk Mencapai Kesuksesan Hidup Berdasarkan Sumber Lisan dan Kepercayaan Masyarakat Setempat

Kabupaten Kediri, adalah kabupaten yang memiliki ratusan sumber mata air di setiap wilayahnya. Salah satu sumber mata air yang menjadi objek material kami yakni “Sendang Tirto Kamandanu” yang terletak di Desa Pagu, Kecamatan Menang, Kabupaten Kediri. Sendang ini merupakan sumber mata air alami yang dimana menurut masyarakat sekitar memiliki nilai historis, religious, dan budaya tinggi bagi masyarakat setempat. Tempat ini juga dipercaya sebagai lokasi bersejarah dan peninggalan masa Kerajaan Kediri dan sering dikaitkan dengan tokoh raja yaitu Raden Sri Aji Jayabaya (Febrianti, 2024). Selain sendang ini berfungsi sebagai situs religi, Sendang Tirto Kamandanu juga menjadi sebuah simbol pelestarian budaya lokal serta tempat upacara seperti ritual pembersihan diri.

Artikel

Fenomena Peran Komunitas dan Teman Sebaya Sebagai Support System dalam Kehidupan Sosial Mahasiswa Fisip di Universitas Brawijaya

Dalam kehidupan perkuliahan, peran komunitas dan teman sebaya bukan hanya sebagai tempat berbagi cerita atau melepas penat, tetapi juga bisa menjadi faktor penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan dukungan, dimengerti, dan juga merasa diterima. Secara ontologis, penelitian ini melihat komunitas dam teman sebaya sebagai bagian nyata dari kehidupan mahasiswa yang berpengaruh langsung pada kesehatan mental, motivasi belajar, dan kemampuan mereka beradaptasi dengan lingkungan kampus. Mahasiswa yang berasal dari luar kota atau yang kita sebut dengan mahasiswa perantau tentunya kerap kali merasakan tekanan akademik, perasaan kesepian, hingga masalah penyesuaian diri (Ana Fitria, 2024). Fenomena inilah yang menjadi landasan dalam penelitian ini.

Artikel

Insiden Polisi Melindas Pengendara Ojol

Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kewajiban Negara Pelanggaran HAM oleh aparat penegak hukum masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Berbagai kasus menunjukkan bahwa aparat tidak hanya melanggar prosedur, tetapi juga melakukan kekerasan yang berujung pada luka, kematian, hilangnya hak, serta rasa aman masyarakat. Negara gagal menjalankan kewajiban konstitusional untuk melindungi warga (Pasal 28I ayat 4 UUD 1945) ketika pelanggaran seperti ini terjadi. Ini menunjukkan adanya masalah struktural dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.
Prinsip Penggunaan Kekuatan dan Budaya Kekerasan Kekerasan aparat terjadi saat demonstrasi pada tahun 2019, 2020 (Omnibus Law), 2022 (BBM), hingga 2024, di mana aparat sering menggunakan kekuatan berlebihan. Pola ini menunjukkan bahwa masalah bukan terletak pada individu aparat, melainkan budaya institusi. Prinsip legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas tidak diterapkan, yang melanggar Basic Principles on the Use of Force and Firearms by Law Enforcement Officials (PBB, 1990).