Pancasila Tak Hilang, Hanya Berubah Caranya
Kita hafal detail kehidupan pribadi para selebriti hingga ke akar-akarnya, bahkan nama-nama selingkuhan artis, tapi terdiam ketika ditanya soal krisis iklim atau konflik global yang tengah mengguncang dunia. Kita sibuk menghakimi hidup orang lain dikolom komentar, tapi malas mengasah pikiran dan kepedulian kita sendiri. Lalu dimana letak nilai pancasila kemanusiaan, persatuan dan keadilan ditengah itu semua?. Diera digital yang serba cepat ini arus informasi mengalir tanpa henti, namun sayangnya bukan kebijaksanaan yang ikut mengalir, melainkan kebisingan. Generasi muda, khususnya Gen Z, tumbuh ditengah banjir konten yang lebih banyak menghibur daripada mendidik. Disinilah seharusnya Pancasila hadir, bukan hanya sebagai hafalan lima sila yang membosankan, melainkn sebagai kompas yang mengarahkan kita di tengah derasnya arus digital. Pancasila tidak kehilangan relevansinya diera digital,









